Actifed Plus Cough Suppressant

Flu batuk memang penyakit yang sedikit menyebalkan. Obat yang diminum harus cocok sama penyebabnya, bila tidak dijamin tuh flu batuk bakal awet gak sembuh-sembuh. Pengalaman pribadi nih, udah lebih dari seminggu suaraku mendadak seksi banget gara-gara flu batuk yang masih enggan meninggalkan tenggorokanku.

Awalnya cuma ketularan adek kos yang lagi batuk. Hari senin akhir tahun lalu (jiah,, batukku ternyata setahun gak sembuh) mulai pusing dan bersin-bersin. Seperti biasa, obat andalanku adalah parasetamol. Maka, sepulang kerja langsung minum Pamol 500 mg, pakai minyak kapak biar badannya anget, dan istirahat full semaleman.

Paginya, pusing udah hilang tapi tenggorokan mulai sakit. Udah mulai serius nih, kebetulan di kotak obat kamarku ada Neozep Forte dan FG Troches. Habis sarapan minum tuh obat flu dan radang tenggorokan. Ah, ternyata gak sembuh juga. Di tempat kerja kuganti pakai Ultraflu yang cukup sering dibeli orang, mungkin saja manjur.

Hari berikutnya, rasa sakit di tenggorokan tambah parah dan mulai batuk-batuk. Ini pertanda flunya udah hilang, tapi batuknya baru mulai. Kupikir masih batuk ringan, maka cukup diobatin OB Herbal saja. Udah habis sebotol OB Herbal, gak sembuh juga, malah batuknya semakin parah. Seperti ada sesuatu yang nyangkut di tenggorokan. Mungkin dahak yang kental sehingga sulit dikeluarkan. Inisiatif, kuberi Mukohexin dan Amoxicillin sebagai antibiotik. Maksudnya biar dahaknya mudah dikeluarkan dan tenggorokannya gak gatal lagi.

Eh, belum sembuh juga? Malah sempet seharian aku gak bisa makan nasi karena kerongkongan seperti tersumbat sesuatu. Alhasil cuma bikin energen sama bubur saja hari itu. Ah, menderita sekali. Udah gak tahan, aku pergi ke apotek buat beli Bisolvon Extra yang ada mukolitik sekaligus ekspektorannya. Sebagai informasi saja, Bisolvon Extra mengandung Bromhexine yang bekerja mengencerkan sekret pada saluran pernapasan dengan jalan menghilangkan serat-serat mukoprotein dan mukopolisakarida pada dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Juga mengandung Guaiphenesine yaitu suatu ekspektoran yang bekerja dengan meningkatkan aliran sekresi alamiah di sepanjang saluran pernapasan.

Tapi, Kawan… aku lupa kalau Bisolvon ini tidak boleh digunakan bersamaan dengan antibiotik karena dapat meningkatkan konsentrasi antibiotik. Akhirnya gak jadi kuminum tuh Bisolvon Extra.

Setelah dipikir-pikir, batukku ini sebenarnya karena apa? Kok dikasih mukolitik gak sembuh malah batuknya semakin sering dan menyakitkan? Atau mungkin batuk kering sehingga butuh antitusif? Kalau gitu ‘sesuatu’ yang nampaknya nempel di pangkal tenggorokanku ini apa? Aha, ternyata itu batuk alergi, Kawan. Dan ‘sesuatu’ itu bukanlah dahak kental yang sulit dikeluarkan, tapi inflamasi pangkal tenggorokan gara-gara alergi.

Hah, pantas saja udah diberi berbagai macam obat gak sembuh juga.

Terakhir kuberikan dia Actifed Plus Cough Suppressant (Actifed Merah) yang mengandung Triprolidine HCl, Pseudoefedrine HCl, dan Dextromethorphan HBr. Triprolidine membantu meringankan gejala yang disebabkan karena pelepasan histamine (pemicu alergi). Triprolidine bekerja sebagai antagonis kompetitif untuk reseptor histamin H1 dan mampu menekan sistem syaraf pusat, sehingga menyebabkan kantuk. Pseudoefedrine mempunyai aktivitas simpatomimetik dan merupakan dekongestan saluran napas bagian atas. Dextromethorphan memiliki kerja antitusif yang mengontrol kejang batuk dengan menekan pusat medulari batuk.

Dan hasilnya, sehari setelah minum Actifed, batuknya sembuh, Kawan (meski belum sembuh total, kadang sesekali masih batuk). Tapi setidaknya sudah tidak separah dulu lagi dan yang penting aku bisa makan lagi, juga lebih banyak tidur akibat efek dari antihistaminnya. Hohoho….

NB: postingan ini dibuat bukan sebagai ajang promosi obat batuk, tapi sekedar mengingatkan bagi penderita batuk agar mengenali penyebab batuknya sehingga bisa diberikan obat yang tepat dan tentu saja agar lekas sembuh.

About these ads

12 Responses

  1. semoga cepet sembuh total ya

    1. aamiin….makasih doanya mbak ely

  2. wah sedang sakit neh?, semoga lekas sembuh.
    btw bagaimana mengenali penyebab batuknya?

    1. nah itu pak, saya juga lagi belajar mengenali penyebab batuk berdasarkan gejalanya
      apakah batuk kering saja, batuk produktif, apa batuk karena alergi
      soalnya beda sebab beda obatnya

  3. semoga Alloh memberi kesembuhan yang terbaik utk puch.. :)

    hindari dulu ujan-ujanan puch.. :)

    1. aamiin, terima kasih mbak cita
      klo menghindari hujan-hujanan…saya gak janji ya :D

  4. Hehehe, saya jadi inget, sampe sekarang masih ada temen saya yang mengira bahwa “amoxicillin” yang benar adalah (cara bacanya) “amoksilin”. :lol: Padahal yang bener ‘kan “amoksisilin”. :D

    1. memang banyak orang yang masih sering menggunakan istilah amoksilin
      (maklum, lebih ringkes dan pas di lidah) :D

  5. he? jadi amokssilin?
    ckckc.. titin gakbaca dg teliti ternyataaah.

    skrg lagi mampet idung, batuknya rada berat jg di tenggorokan. td ada darah dikiiiit :(

    smga gak knapa2

    1. aih, diperiksain mbak
      apalagi klo sampai ada darah segala

      mencegah lebih baik daripada mengobati loh…. :D

  6. Semoga cepat sembuh Sob !

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    1. aamiin….
      wah, didoakan banyak orang
      semoga mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: