Appreciation

Makan Bersama
Makan Bersama

Tutup tahun. Bagi sebagian orang merupakan moment yang cukup berharga untuk mengevaluasi diri, menciptakan titik tolak baru untuk membuka tahun berikutnya.

Tahun 2018 lalu menjadi sedikit berbeda bagi saya. Di satu sisi, saya menyayangkan kekacauan hidup saya yang menganut prinsip let it flow tapi malah benar-benar tenggelam. Di sisi lain, saya merasa surprise ketika pekerjaan saya diapresiasi.

Jadi, beberapa waktu lalu saya mendapatkan undangan dari management untuk makan-makan bersama Bapak Direktur dan Kepala Departemen. Undangannya sedikit membuat saya was-was, sedikit terganggu dengan pikiran-pikiran, “Duh, saya salah apa ya kok sampai dipanggil para Kadept”. Tapi positif thinking saja, toh saya tidak merasa melakukan kesalahan apa pun.

Ternyataaa…

Read More »

Dilema

Annual Meeting
Annual Meeting

Januari 2019. Dan masih belum bisa berdamai dengan keruwetan kehidupan di Cikarang usai 18 Mei 2015 lalu memutuskan untuk berpetualang di sini.

Alhamdulillah, tiga tahun sudah tidak menjadi beban bagi orang tua lagi, sudah bisa hidup mandiri. Hmm, kalau hidup mandiri mungkin sudah dari tahun 2003 lalu kali ya. Tahun pertama saya keluar dari rumah untuk hidup sendirian di kota Jogja sambil sekolah. Masih unyu-unyu kala itu, saya pun terkadang heran kok waktu itu mantep banget buat hidup sendirian jauh dari orang tua.

Akibatnya ya begini. Saya terbiasa tinggal berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain tanpa merasa terbebani dengan kehidupan yang saya tinggalkan. Asal gak gampang berpindah-pindah dari satu hati ke lain hati ya, Pu. Hehe. Bahasa kekiniannya, gampang banget move on.

Read More »

Kaleidoskop

Books
Books

Firstly, saya mau mengucapkan selamat untuk diri sendiri atas pencapaiannya dalam merampungkan 2018 Reading Challenge. Yeeyy!

Bagi para pengguna Goodreads pasti tidak asing dengan istilah reading challenge dimana kita bisa menentukan target baca buku di awal tahun kemudian mengupdate secara teratur progress baca buku kita sehingga di akhir tahun akan ketahuan apakah target kita tercapai atau tidak. Tahun ini target baca buku saya alhamdulillah tercapai, meskipun tersendat-sendat di antara kesibukan kantor. Ceilah sok sibuk.

Berikut buku-buku yang sempat saya baca di tahun ini, berurutan dari yang paling terakhir dibaca:

Aroma Karsa – Dee Lestari

Buku ini saya beli di Gramedia Bekasi. Ceritanya menarik (seperti biasa karya Dee selalu menarik), bahasanya mengalir ciamik dengan kejutan-kejutan yang tak habis-habisnya bikin penasaran. Kerenlah pokoknya. Imajinasinya liar. Semacam epic berbalut romansa, supranatural tentu saja. Karya Dee selalu terselip hawa-hawa mistis. Saya tunggu karya selanjutnya, Ibu Suri.

Read More »

Minimalist

Tinggal hitungan hari, tahun 2018 akan berakhir. Dan seperti ritual akhir tahun yang biasa saya lakukan di bulan Desember, malam tadi saya merenungi, mengevaluasi, dan menata hidup saya kembali. Terus terang tahun ini saya lewati tanpa perencanaan sama sekali, mengalir saja kemana arah angin membawa.

Ternyata itu salah besar, Kawan. Hidup tanpa perencanaan itu tidak akan membawamu kemana-mana. Stagnasi. Ya, begini-begini saja. Saya putuskan untuk memulai kembali rutinitas yang pernah saya jalani semasa kuliah, membuat resolusi untuk tahun depan, 2019.

Berawal dari kekacauan hidup saya sepanjang tahun ini, saya setting goals untuk tahun depan. Mulai dari yang paling terencana hingga yang paling absurd, dimana saya sendiri tidak tau harus memulai dari mana. Ada 9 goals untuk tahun 2019, tentu saya tidak akan share di sini karena you know, itu privasi. Haha. Tapi ada highlight yang mau saya bagi di sini.

Read More »