Human Management

Communication – the human connection – is the key to personal and career success.

–Paul J. Meyer

 

Sekitar dua minggu yang lalu, saya memperoleh kesempatan (sekaligus penugasan) untuk berdiskusi dengan salah seorang Manager senior di tempat saya bekerja. Beliau adalah “coach” saya bersama dua orang rekan saya yang lain dalam program Leaders League; semacam pelatihan kepemimpinan untuk mengasah soft skill, selama kurang lebih delapan bulan ke depan.

Pertemuan pertama saya dengan beliau, hanya dibekali dengan selembar kertas hasil tes DISC. Kami, peserta program dibebaskan untuk membahas apa pun dengan masing-masing coach untuk mengexplore apa yang ingin kita develop dari diri kita, sekali lagi hanya dengan bekal hasil tes DISC tersebut.

Terus terang saya bingung akan membahas apa dengan beliau nanti, terlebih pekerjaan saya jarang berurusan dengan bidang garapan beliau, jadi kami memang jarang sekali berinteraksi.

Read More »

Review Masker Wajah dari Oriflame

Masker
“Masker” [picture by Pu]

Beauty is not in the face; beauty is a light in the heart.

–Kahlil Gibran

 Quote di atas gak sepenuhnya salah, tapi juga gak sepenuhnya bener. Mau secantik apa pun hatinya, kalau wajah kucel juga bikin orang ilfeel. Yah, meskipun gak harus pakai perawatan mahal di salon atau ke dermatologist, saya pikir gak ada salahnya kita merawat wajah pakai produk-produk perawatan kulit yang bejibun merk-nya itu.

Tema kita hari ini adalah review masker wajah dari Oriflame. Ini bukan iklan ya, saya menulis ini just for fun aja, tidak ada tendensi dan keuntungan apa pun.

Kenapa Oriflame?

Karena kebetulan saya hanya menggunakan 3 jenis produk masker wajah dan ternyata tiga-tiganya merupakan produk Oriflame. Oya, review di sini berdasarkan pengalaman saya saja ya, jadi isinya pasti sangat subjektif sesuai dengan karakteristik jenis kulit saya. Tentu akan berbeda efeknya jika produk yang sama digunakan oleh orang yang berbeda.

Read More »

Mimpi Ibrahim

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”

–As Saffat: 102

Selamat pagi.

Melanjutkan postingan saya kemarin, kali ini kita akan menelusuri kembali jejak Ibrahim dan Ismail. Dua orang nabi dan rasul yang kisahnya juga tak bisa dipisahkan dari syariat melaksanakan qurban.

Ismail, putra Ibrahim yang kelahirannya sudah dinanti-nantikan. Pada usia dimana Nabi Ibrahim dan istrinya, Siti Hajar sudah tak lagi muda. Atas perintah Allah, Ismail kecil dan ibunya dibawa oleh Ibrahim ke suatu lembah gersang, dimana tidak ada tumbuhan yang sanggup hidup di sana. Sementara itu, Ibrahim kembali ke Palestina. Ketika Ismail menangis kehausan, ibunya bolak-balik berlari dari Shofa ke Marwa untuk mencari sumber air namun tak pernah didapatkannya. Tapi kemudian Allah memberikan mukjizat, di dekat Ismail menangis menghentak-hentakkan kakinya, muncullah sumber air yang hingga saat ini disebut sebagai air zam-zam.

Read More »