Uncategorized

Problem?!

Beberapa hari yang lalu, salah seorang teman mengirimkan sms:

“… Kayakx mb Puji bru ada problem ya? #Asbak😀 …”

Sedikit surprise dengan sms itu. Kenapa? Karena dia –si pengirim sms- adalah yang pertama menyadari bahwa aku “bermasalah” (dalam tanda kutip). Selain itu, dia –si pengirim sms- bukanlah termasuk orang-orang terdekat kecuali memang beberapa kali satu forum dalam sebuah amanah kepanitiaan.

Lalu, darimana dia tau? Status FB? Ocehan di twitter? Atau barangkali karena ketidakhadiranku dalam beberapa agenda dakwah DPC? Seribu persen yakin bahwa alasan ketiga adalah yang paling benar.

Baiklah, sebelumnya aku mengucapkan terima kasih atas pertanyaan itu. Pertanyaan lugas yang lebih kusukai dibandingkan bisik-bisik prasangka di belakang punggungku. Pertanyaan yang bahkan tidak pernah diucapkan oleh teman-teman se-“lingkaran”-ku. Oh maaf, sepertinya kalimat yang kuketik barusan harus kucoret.

Tidak teman, seharusnya aku tidak menganggap ini sebagai masalah. Dulu sekali, saat aku masih kuliah semester menjelang akhir, pernah mendapatkan IPS (Indeks Prestasi Semester) yang sangat memalukan. Tapi aku tak malu menyebutnya sekarang, aku pernah mendapatkan IPS dengan nominal 2,40. Feel free to laugh.😆 Butuh waktu tiga hari untuk menenangkan diri sebelum menghadap dosen pembimbing akademik –yang waktu itu prediksiku akan kena marah besar-.

Tapi dosenku dengan bijaksana hanya berkata:

“Kok koleksi nilai D, mbak? Ada masalah? Yah, jangan anggap masalah sebagai masalah. Banyak organisasi ya di luar? Saya dulu juga aktivis kok.”

Mulai saat itu, aku tak lagi menyebut masalah sebagai masalah. Itu cuma cara Tuhan untuk mendidikku agar lebih dewasa. Aku yakin kok, kalau Dia memberiku sebuah kesulitan, maka Dia-pun memberiku jalan keluar.

Tahun 2010 lalu, aku (dan keluargaku) mengalami masa paling buruk. Tiga tahun kemudian, aku pun berhasil melewati masa itu dengan baik. Kalaulah sekarang aku (dan keluargaku) mengalami masa yang lebih buruk lagi, aku yakin suatu saat nanti aku akan berhasil melewatinya dengan lebih baik. Tunggu saja saatnya….

Tapi tentu saja aku patut minta maaf, kepada kalian yang mungkin terdzolimi. Barangkali, keseringanku absen dalam agenda-agenda yang kita rencanakan bersama menjadi kacau. Barangkali pula, ada di antara kalian yang harus menanggung beban lebih karena hal yang seharusnya kukerjakan menjadi tambahan pekerjaan untuk kalian.

Mohon maaf karena aku belum bisa memberikan kontribusi (lagi).

The problem is not the problem. The problem is your attitude about the problem. Do you understand?
–Captain Jack Sparrow

February 16, 2014
Warung Djambu, 03.31 pm

4 thoughts on “Problem?!

  1. kadang kalo lg ketakutan terhadap satu masalah, suka mikir..

    batas tertakutku apa? mati? tapi klo ngadepin masalah ini gakbikin mati, ko.. ehehe.. neng puch mah kuat. mobat mabit tapi ttp hiduup ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s