Farmasi · Kuliah Profesi

Serial PKPA Industri [Ep.3]

Minggu pertama di sini. Dikelilingi ladang tebu dan pabrik, jauh dari jalan besar, jauh dari pertokoan, susah nyari makanan, transportasi nihil di atas jam lima petang, serta miskin sinyal. Ahaha, berasa terdampar di planet Mars.

Jauh dari yang kubayangkan. Kupikir akan terlalu nyaman bersembunyi di sini. Tapi ternyata….butuh perjuangan, Bro! Lokasi pabrik yang jauh masuk ke perkampungan, panas terik luar biasa kalau siang hari dan dingin menggigit kalau malam hari. Berjalan dari Office ke Lab QC saja bisa bikin kulit tambah gosong.

Seminggu di Lab QC, benar-benar nyata bagai alien. Gak kusangka kalau Lab QC itu rame (pakai banget). Padahal dulu aku membayangkan suasana Lab QC yang aman, tenteram, dan damai. Analis berdiam diri di mejanya masing-masing, fokus dengan pekerjaan preparasinya. Sementara admin dan apotekernya sibuk berkutat dengan komputer dalam kubikel-kubikel. Senyap, tanpa suara. Eh….ternyata…..

Lab QC yang di sini udah kayak pasar. Rame, banyak suara, langkah kaki berseliweran, semua bekerja tapi sambil bercandaan, ada yang jahil-jahilan, ada yang nyanyi, ada yang lempar-lemparan kertas, dan begitulah.

Dan ternyata di sini sebagian besar karyawannya non muslim. Tantangan banget buat yang muslim, berjilbab, apalagi pakai rok seperti aku. Kebayang kan, kalau pas jam istirahat aku jalan balik dari Office ke musholla pada diliatin kayak makhluk asing gitu. Pertama, karena di sini hanya segelintir orang yang muslim. Kedua, karena yang karyawati muslim(ah) di sini kebanyakan tidak pakai jilbab dan mengenakan celana panjang. Fix, jadi makhluk paling aneh se-pabrik.

Seminggu ini tugasnya masih seputar membuat protap perawatan alat dan protap bahan baku. Rencananya minggu depan bakal diajarin membuat protokol validasi metode analisa. Kepala QC-nya lagi sibuk bener, mengurusi banyak hal, termasuk kalibrasi inkubator dan memperbaiki HPLC yang ngadat. So, kami terlupakan.

Sepertinya, otakku mulai terkontaminasi. Soundtrack Lab QC pekan ini cuma ada dua, yaitu Terlatih Patah Hati (The Rain) dan Selamat Tinggal Cinta Pertama (Flanela). Karena terlalu sering dengerin penghuni-penghuni Lab nyanyi lagu itu, sukses membuatku ikutan komat-kamit, hafal sendiri liriknya tanpa sadar.  Hadeuhh!!!

[Lab QC, Karanganyar]

4 thoughts on “Serial PKPA Industri [Ep.3]

      1. Semoga ilmunya bermamfaat ya mbak.
        Boleh tahu nama PT nya apa ya mbak. Sama alamatnya. Terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s