Farmasi · Uncategorized

Randomized-8

Hujan deras di luar.

Baru saja buka twitter, katanya besok adalah Diabetes Day? 14 November diperingati sebagai hari Diabetes Day, kabarnya besok akan ada senam bersama dan sesi foto membentuk Blue Circle serta bagi-bagi smoothie gratis di fakultas.

Pas banget moment-nya. Kebetulan saya mendapatkan tugas dari pembimbing PKPA di puskesmas. Setelah melalui proses “arisan” dengan dua teman saya yang lain, ternyata saya kebagian mencari informasi terkait cara pemberian obat-obat anti pirai, anti hiperlipidemia, dan anti diabetika. Boleh nih, besok dipraktekkan pada pasien di puskesmas.

Kalau biasanya kami hanya memberikan informasi super singkat pada pasien (kegunaan obat, aturan pakai, cara pemakaian, efek samping), ternyata itu gak “apoteker” banget. Harusnya informasi obat diberikan secara lengkap dan pasien paham. Tapi yah, lagi-lagi soal delivery time. Terlalu lama pelayanan akan semakin jengkel si pasien.

Ngomong-ngomong soal aturan pakai obat ternyata tak sesederhana diminum sebelum makan atau sesudah makan. Kalau dicermati di Drug Information Handbook, masing-masing obat memiliki aturan dan cara pakai yang sangat spesifik untuk mengoptimalkan efek yang diinginkan. Sebagai contoh obat-obat anti diabetika ini nih, yang sering diberikan di puskesmas:

Glimepiride administered with breakfast of the first main meal. Glibenclamide administered with meals at the same time each day. Tuh kan, kemarin-kemarin setiap kali menyerahkan obat ini, saya hanya bilang diminum satu kali sehari di pagi hari sebelum makan. Pfft! Metformin administered with a meal. Nah, kalau yang ini udah bener dan insyaAllah pasiennya paham.

Apa boleh buat, ternyata masih banyak hal yang belum saya ketahui sebagai seorang calon apoteker. Duh, harus belajar banyak lagi nih biar gak mendzolimi pasien. Biarpun saya seorang farmasis industri, bukan berarti saya bisa menutup mata pada hal-hal farmasi klinik.

Semangat. Semangat. Semakin dikejar, ilmu itu semakin gencar mendatangi kita. Ah, ternyata belajar itu benar-benar selezat lebih lezat dari coklat.

Udah, gitu aja.

Masih hujan di luar. Tapi saya harus segera kembali ke DIH sebelum waktu saya direnggut oleh kesenangan bernama “internet”.

Selamat belajar, Teman.

[Kulon Progo, 08:08 pm]

4 thoughts on “Randomized-8

      1. kogk ga bilang-bilang sich ke aku, kalau tanggal 14 diabetes day.
        (sok akrab)🙂
        hehe….
        belajar memang hal yang menyenangkan ya mbak?
        Tapi, masa sich belajar lebih lezat dari coklat?
        ( hayooo ngaku )

      2. Lah, saya juga baru tau klo ada Diabetes Day😆
        Hmm…barangkali saya perlu tanyakan dulu ke guru bahasa Indonesia waktu SMP dulu ya, bener gak tuh bahasan Majas-nya?!
        Haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s