Uncategorized

Ritual Akhir Tahun

Medio Desember 2014,

Ceritanya masih mengejar ketertinggalan. Dan saya masih harus bersabar menikmati semua prosesnya. Bertahanlah, ini hanya tentang bagaimana memaknai setiap langkah yang mesti ditempuh. Bertahanlah, sedikit lagi, beberapa bulan lagi.

Semoga saja untaian doa-doa yang terangkai dan kesabaran menjalani prosesnya akan membawa saya kembali beriringan dengan mereka: teman-teman seperjuangan.

Segalanya terjadi tak terduga-duga. Hanya ada satu yang pasti dalam hidup, yaitu ketidakpastian. Hanya satu yang patut anda harapkan datang, yaitu yang tidak diharapkan. Berhentilah memilah antara apa yang diinginkan dan tidak, lalu stagnasi hanya karena anda berkeras atas sesuatu yang sebenarnya harus berubah. [Dee]

15 November 2014

Adalah hari terakhir saya menjalankan tugas internship dari PSPA. Hari-hari berikutnya saya habiskan di depan laptop untuk membuat laporan.

16 November 2014 – 4 Januari 2015

Liburan terpanjang yang pernah saya alami selama kuliah. Sangat membosankan. Saya tidak bisa bepergian ke mana pun. Ada alasan kenapa saya tidak pernah bisa menikmati masa liburan. Hanya di rumah, melakukan rutinitas yang tidak pernah berubah selama belasan tahun ini.

5 Januari – 28 Januari 2015

Salah seorang teman mengirimkan sms bahwa tanggal ini ada jadwal ujian. Tapi bagi saya ini adalah masa liburan ekstra. Saya sudah tidak perlu mengikuti ujian lagi. Itu artinya, kebosanan saya akan semakin kronis.

15 Januari – 16 Januari 2015

Dua hari ini mungkin sedikit melelahkan. Saya harus melakukan presentasi mengenai internship yang sudah terlaksana beberapa bulan yang lalu.

3 Februari – 4 Februari 2015

Mereka menyebutnya “Pre-Kompre”. Mungkin akan membutuhkan asupan glukosa yang cukup tinggi untuk bisa berkonsentrasi. Tapi tidak akan semenakutkan agenda berikutnya.

6 Februari – 7 Februari 2015

Ini akhir yang sangat menentukan: Ujian Komprehensif Apoteker. Bobotnya 50%, butuh ekstra perjuangan bila ingin menyempurnakan nilai. Ini mungkin bagian yang paling menakutkan, interview langsung dengan mereka yang ahli di bidangnya.

Ah, pernahkah kau membayangkan bahwa hari ulang tahunmu justru menjadi hari paling menakutkan dan mendebarkan?!

13 Februari 2015

Yudisium. Tak ada yang istimewa dengan hari ini. Barangkali hanya duduk-duduk seharian di kampus. Ngobrol dengan teman-teman sambil menunggu kapan hasilnya diumumkan.

12 Maret 2015

Ini hari bersejarah. Karena hari ini saya akan diambil sumpahnya. Tidak main-main, semakin panjang gelar yang disandang akan semakin berat beban yang harus dipikul.

Ritual akhir tahun saya tidak sama lagi seperti beberapa tahun yang lalu. Tahun ini saya tidak akan membuat resolusi lagi. Biar berjalan apa adanya, seadanya.

10 thoughts on “Ritual Akhir Tahun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s