Farmasi · Health Corner

Papanicolaou Smear

Beberapa hari yang lalu, seorang tetangga (sebut saja Mrs X) bertandang ke rumah malam-malam. Mrs X ini memang seringkali bertandang ke rumah saya, biasalah emak-emak sukanya bergosip ria bersama ibu saya. Anehnya malam itu Mrs X datang ke rumah nyari saya, bukan ibu saya. Nah lho, jangan-jangan dia mau ngegosip bareng saya?!😆

Dengan wajah panik dan serba terburu-buru Mrs X menyerahkan sepucuk amplop putih kepada saya. Kalau tidak salah dengar, berulang kali dia menyebut-nyebut “kanker rahim”.

Setelah saya amati, ternyata amplop itu dikirimkan dari Lab CITO, berisi hasil tes Pap Smear yang dilakukan Mrs X beberapa hari yang lalu. Oooh, baru paham saya mengapa Mrs X datang terburu-buru sambil panik dan sesekali meracau menyebut-nyebut soal kanker rahim. Ternyata dia bermaksud menanyakan arti hasil tes Pap Smear-nya yang tidak dimengerti dan khawatir jika hasilnya positif kanker rahim (menurut dugaannya).

taken from http://www.medindia.net

Apa itu Pap Smear?

Pap Smear itu merupakan pemeriksaan usapan sel serviks di bawah mikroskop yang ditujukan untuk tes skrining deteksi dini abnormalitas atau perubahan sel-sel serviks sebelum berkembang menjadi sel kanker. Sebagian besar kanker serviks dapat dideteksi lebih awal jika wanita rutin menjalani Pap Smear.

Pap Smear dianjurkan bagi wanita yang sudah berumur 21 tahun, sudah menikah, atau wanita yang aktif secara seksual. Bagi yang belum menikah sebaiknya tidak dilakukan karena pada proses pengambilan (scrapping) sel-sel serviks dimasukkan vaginal speculum yang tentunya tidak boleh dilakukan pada gadis perawan. You know what I mean-lah.

Pap Smear ini hendaknya dilakukan 6 bulan setelah pertama kali melakukan hubungan seksual, setahun sekali bagi wanita usia 40-60 tahun, juga wanita di bawah 20 tahun yang seksual aktif. Apabila sudah dilakukan dua kali Pap Smear dan hasilnya negatif, maka Pap Smear bisa dilakukan dalam interval 3 tahun.

Bagaimana cara pengambilan Pap Smear?

Beberapa orang takut dan khawatir menjalani Pap Smear, beberapa yang lainnya mengatakan sakit saat dilakukan scrapping. Kalau pertanyaan itu diartikan penjelasan teknis, saya tidak bisa menulis banyak. Lah, saya kan belum pernah melakukan tes Pap Smear. Jadi, silakan tanya ke yang sudah pernah menjalaninya.

Di sini saya hanya akan menuliskan mengenai hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum menjadwalkan untuk Pap Smear.

  1. Sebelum Pap Smear, informasikan ke petugas kesehatan jika anda sedang mengkonsumsi obat-obat tertentu dan penyakit yang pernah diderita. Beberapa jenis obat dapat mempengaruhi hasil analisis Pap Smear.
  2. Jangan melakukan hubungan seksual 24 jam sebelum Pap Smear, demikian pula dengan pembilasan vagina dengan obat-obat kimia atau cairan pembersih vagina.
  3. Obat-obat seperti vaginal tablet tidak boleh digunakan selama 48 jam sebelum pengambilan sampel Pap Smear.
  4. Pap Smear tidak boleh dilakukan pada wanita yang sedang menstruasi karena darah menstruasi dapat menimbulkan ke-tidak akurat-an hasil analisis.

Interpretasi hasil Pap Smear menurut Papanicolaou

Ini sebenarnya yang ditanyakan oleh Mrs X di atas. Keterangan mengenai hasil Pap Smear biasanya dicantumkan pada kertas dari Lab di bagian akhir. Namun, kebanyakan menggunakan bahasa medis sehingga sulit dipahami oleh orang awam.

Hasil pemeriksaan Pap Smear menurut Papanicolaou diklasifikasikan menjadi 5 kelas sebagai berikut:

a. Papanicolaou Kelas I: Hanya ditemukan sel-sel normal. Dianjurkan untuk pemeriksaan ulang satu tahun lagi.

b. Papanicolaou Kelas II: Ditemukan beberapa sel atipik, namun tidak ada bukti keganasan. Menunjukkan adanya infeksi ringan non spesifik, kadang disertai bakteri atau virus tertentu, sel dengan kariotik ringan. Pemeriksaan ulang satu tahun lagi.

c. Papanicolaou Kelas III: Gambaran sitologi mengesankan, tetapi tidak konklusif keganasan. Ditemukan sel diagnostik sedang dengan peradangan berat.

d. Papanicolaou Kelas IV: Gambaran sitologi mencurigakan keganasan. Ditemukan sel-sel yang mencurigakan ganas, perlu dilakukan konfirmasi seperti biopsi atau Pap Smear ulang.

e. Papanicolaou Kelas V: Gambaran sitologi menunjukkan keganasan. Ditemukan sel-sel ganas sehingga perlu dilakukan konfirmasi.

Untuk lebih jelasnya mengenai Pap Smear, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter obsgyn anda. Ini bukan ranah apoteker sih, jadi saya gak bisa menjelaskan lebih detail. Hanya sekedar menuliskan apa yang saya tahu untuk menjawab pertanyaan dari Mrs X tadi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s