Farmasi · Farmasi Industri

Water System di Industri Farmasi

Salah satu materi yang wajib diketahui oleh mahasiswa PKPA UGM di industri farmasi adalah mengenai air untuk industri farmasi (poin E di buku monitoring warna ijo itu lho…). Tapi sayangnya, selama saya PKPA di industri tidak pernah mendapatkan penjelasan apapun mengenai sistem pengolahan air, kecuali sekelumit informasi tentang Looping System dan kualifikasi kinerja (fase 1, fase 2, dan fase 3).

Berhubung industri farmasi itu highly regulated, maka seluruh aspek di dalamnya harus mengacu pada guidance yaitu CPOB. Air untuk industri farmasi memiliki pengaruh yang besar terhadap mutu obat yang dihasilkan, sehingga pengolahan air di industri farmasi pun diatur dalam CPOB.

Nah, di sini saya mau menuliskan sedikit gambaran mengenai sistem pengolahan air di industri farmasi untuk produk non steril (purified water, selanjutnya disingkat PW). Flow chart-nya kurang lebih seperti gambar di bawah ini:

taken from water-treatment-for-pharmaceutical.html

Air untuk industri farmasi bisa bersumber dari PAM maupun sumur artesis. Jika berasal dari sumur artesis, air dipompa naik melalui sand filter. Sand filter terdiri dari beberapa filter dengan porositas tertentu yang tersusun dalam satu vessel dengan bagian bawah vessel diberikan pasir sebagai alas. Sand filter berfungsi menyaring partikel-partikel besar berukuran 250-500 nm misalnya lumpur dan endapan kasar.

Selanjutnya, dilakukan chlorinasi yaitu penambahan senyawa chlor sebagai desinfektan, ditambahkan ke dalam air hingga kadar tertentu (tergantung sumber airnya). Raw water hasil chlorinasi dilewatkan ke carbon filter. Carbon filter terdiri dari karbon aktif, dapat menyaring koloid berukuran 1-100 nm dan menyerap minyak, bau, warna dan zat organik lain. Dari carbon filter, air dilewatkan melalui free chlorin controller untuk menyaring senyawa chlor yang mungkin masih terikut. Sampai di sini air sudah bisa digunakan untuk keperluan domestik seperti mencuci peralatan dan sebagainya.

Untuk keperluan pembuatan obat, dilakukan tahap pengolahan selanjutnya yaitu dialirkan ke ion exchange. Resin ion exchanger merupakan resin yang dapat menghilangkan garam-garam atau ion-ion terlarut dan TDS (Total Dissolve Solids) sehingga menghasilkan demin water. Ion exchanger terdiri dari resin kation dan resin anion yang akan menukar kation-anion pada air yang dilewatkan. Resin kation akan mengikat ion yang kurang elektronegatif, sedangkan resin anion akan mengikat ion yang lebih elektronegatif.

Resin kation: R-H + Na+ —> R-Na + H+

Resin anion: R-OH + Cl —> R-Cl + OH

Air disinari menggunakan UV lamp untuk mensterilkan air dari mikroba yang masih terkandung dalam PW, baru kemudian masuk ke dalam reverse osmosis (RO). RO merupakan teknik produksi air murni yang dapat menurunkan hingga 95% TDS di dalam air. RO terdiri dari lapisan filter yang sangat halus hingga 0,0001 mikron.

Berikutnya, air dilewatkan melalui EDI (electronic de-ionization) cell. EDI cell adalah perkembangan dari ion exchange dimana sebagai pengikat ion positif dan negative dipakai elektroda. Elektroda dihubungkan arus listrik searah sehingga pemurnian air bisa berlangsung terus-menerus.

Terakhir, air ditampung dalam holding tank, didistribusikan menggunakan Looping System dimana air mengalami sirkulasi selama 24 jam sehingga meniadakan tangki penyimpanan untuk meminimalisir tumbuhnya lumut dan mikroba. Pengendalian suhu di dalam sistem menggunakan steam dengan nilai acuan di atas 65°C.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pengolahan purified water di industri farmasi. Setidaknya bisa ngomong (meski sedikit) di hadapan penguji kalau-kalau ditanyakan pas kompre nanti. Hehe.

Selamat belajar, semoga sukses komprenya.😎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s