Uncategorized

Dream Comes True

  

Cikarang, 18.38

Welcome back.

Akhirnya saya bisa kembali menulis di sini. Setelah sekian lama bersembunyi ditelan kesibukan di dunia nyata.

Ada banyak cerita yang ingin saya bagi, tapi apa daya waktu demikian cepat bergulir dan kesempatan selalu tergerus dengan urusan pekerjaan.

Saya hanya ingin sedikit berbagi bahwa bermimpi itu tidak pernah sia-sia. Saya sudah membuktikannya berkali-kali, dan percayalah Allah itu tidak pernah membiarkan hamba-Nya kembali dengan tangan hampa.

Tanggal 10 Maret 2015 lalu, saya kembali mewujudkan apa yang sudah saya tulis besar-besar di dinding kamar kos sewaktu masih di Shofuro, bahwa saya ingin menjadi lulusan terbaik profesi Apoteker. Saya ingat waktu itu salah seorang sahabat saya berkata, “Yakin, Puch? Ayo, kapan?” Waktu itu saya hanya bisa senyum-senyum karena dalam hati pun tidak terlalu yakin mengingat perjalanan saya menyelesaikan S1 pun harus mengambil ekstra semester.

Tapi atas izin Allah, saya bisa.

Ada sebuah kutipan yang saya baca di dinding depan ruang dekanat:

Keyakinan. Pantang diucap kata “terlambat” untuk sebuah sukses bila masih ada “keyakinan” di dada. Balut dengan semangat dan kemauan. Pastikan! Melalui keberanian untuk mencoba, sukses pasti kita raih.

Sejak saat itu saya serius mengikuti kuliah yang diambil. Semangat untuk berprestasi itu kembali lagi. Semangat yang dulu sempat hilang karena skripsi yang tak kunjung menemui jalan terang serta sempat terputus kuliahnya karena ketiadaan biaya.

Alhamdulillah, tanggal 10 Maret itu saya bisa menyaksikan ibuk tersenyum bahagia ketika nama saya dipanggil sebagai lulusan terbaik profesi Apoteker dengan IPK 4,00 sekaligus penerima Dexa Award dari Dexa Group (tempat saya bekerja saat ini). Sebagai informasi saja, Dexa Award ini diberikan kepada lulusan terbaik fakultas Farmasi dan Kedokteran yang terakreditasi A di seluruh Indonesia.

Sungguh karunia Allah yang luar biasa. Siapa sangka saya yang hanya anaknya penjual lotek di pinggir jalan bisa menjadi lulusan terbaik Apoteker di UGM. Betapa kebahagiaan ibu adalah nomor satu, meskipun tanpa terucap, saya bisa meyakinkan ibu bahwa usahanya bekerja keras membanting tulang, membiayai sekolah kedua anaknya sendirian itu tidak sia-sia. Sekarang saya dan adik saya sudah bekerja di perusahaan yang lumayan ternama.

Dari yang awalnya pesimis entah bisa menyelesaikan S1 atau tidak, yang skripsinya sampai bertahun-tahun, yang putus kuliah karena tak ada biaya, akhirnya usaha saya berbuah manis. Mimpi saya untuk menjadi lulusan terbaik Apoteker pun tertunaikan.

Jadi, kalian yang punya mimpi, pegang erat, usahakan yang terbaik, jangan lupakan doa, niscaya Allah akan menjadikan mimpimu itu nyata. Bagi kalian yang gak lulus-lulus, yang skripsinya mandeg di tengah jalan, yang penelitiannya tak kunjung berhasil, yang ketakutan bertemu dosen pembimbing, yang malu ketemu temen karena khawatir ditanya kapan lulus, jangan putus asa. Saya pernah mengalaminya.

Tak peduli berapa kali terjatuh, bangkitlah. Coba lagi dan lagi. Kelak kau akan menemui manisnya perjalanan saat sampai ke tempat tujuan.

Jangan pernah menyerah untuk menggapai mimpi.

26 thoughts on “Dream Comes True

  1. Barakallah mbak puch….tulisan kali ini membuat saya benar-benar berazzam s2 tahun depan….doakan ya…🙂 lama saya tak mmbuka wordpress trnyata pas ksini sudah menyelesaikan thesis aja…

    1. Saya pun sudah lama tak menyentuh blog. Alhamdulillah, jika tulisan ini berguna. Mimpi terbaik memang layak untuk diperjuangkan.
      Selamat berazzam dan menuju puncak impian, mbak Ira. Dengan izin Allah tentunya.

  2. Wah, Puch sekarang di Cikarang ya? Hehehe *pura-pura baru kenal lagi*😀
    Sukses ya, Puch. Semoga tidak lekas puas dan terus berusaha lebih baik dari waktu ke waktu🙂
    Kalau nikah ya gak ada salahnya kan undang-undang *ehhhhhhh :p

    1. Hahaha, emang kita gak kenal kan ya pak dosen? Kita cuma kenal di blog. 😜
      Aamiin, terima kasih doanya, El.
      Ini kok jadi oot, kayaknya yang mau ngasih undangan nikah duluan malah yg komen deh. Tp gpp, nanti klo sy undang wajib datang ke Jogja loh…😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s